Ruthav Wanna Talk

RUTHAV WANNA TALK

Rabu, 02 November 2016

ULANGAN MATEMATIKA PART 1

Jadi.. pada hari ini di suasana yang dingin dan sedang hujan diluar sana, saya bersemangat untuk pulang kerumah saya di kecamatan blogspot ini. Kelurahannya entah dimana #udehkagakngape. Saya ingin berbagi cerita tentang ujian matematika yang #ahhh ya! yang #ahhh. Mumpung suasana nya dingin dan butuh kehangatan, saya berniat untuk menceritakan cerita ini kepada kalian semua yang saya udah anggap sepupu sendiri agar lebih hangat dan lebih #ahhh.


    DRAMA DIMULAI

Drama dimulai pada pagi hari pukul 09.00. Disaat itu, perut kami masih kenyang karena sarapan, tapi entah mengapa semangat kami padam ketika melihat soal ini datang. Kami berusaha melakukan PDKT dengan soal matematika ini, dari mulai bertanya mengenai rumah tangga si guru sang pendekar sakti, pengalaman terbaik menjadi seorang kertas ulangan matematika, hingga bagian paling sensitif tentang kehidupan sx sang kertas. Tapi dia tidak menjawab satu pun pertanyaan yang kami cercakan padanya. Namun, entah kenapa semakin lama kami memandangi kertas ini, seolah - olah aura positif kami ikut tersedot kedalam lembaran kertas putih ini dan -


baru beberapa menit, saya telah merasakan energi negatif yang ada pada soal matematika yang dibagikan oleh Sang Pendekar Sakti alias GURU.
Saya mual dan kepala saya sedikit pusing. Lain dengan Inexx alias Babi alias Irma, efek soal bersifat menyerang persendian kaki nya, sehingga dia menderita dengkul kopong saat itu juga.

   SERANGAN SELFI
..........................................
di pagi hari

Kami bingung mau ngapain di waktu seperti ini. 
Waktu pening yang mana lagi yang dapat kami dustakan. Luar biasa !


WE ALL CONFUSED !! Sungguh, kami bingung dengan semua ini ! Dimanakah sang avatar ??
Dia menghilang ketika fajar.. #Ahhh

Kami lunatic. SAKIT JIWA.


Hal yang dapat kami lakukan selain selfi dan menahan tawa hanya mencoba menghitung, kali - kali keajaiban datang dari langit atau at least tiba - tiba rumus bangsat itu berubah dan dapat berbicara.

Kami mengerti perasaan para pria yang sulit memecahkan kode wanita, tapi kode wanita mana yang lebih sulit dibanding rumus kampret ini.
Kami menghitung dan menunggu...


         Menghitung dan menunggu............
Menghitung lagi, tetapi jawaban masih tetap sama...

Entah kapan hitungan ini benar.

Sekarang silakan lihat soal matematikan luck nut ituh !


Kami berusaha menemukan jalan yang tepat dengan proses penyederhanaan dari rumus soal diatas, rumus soal ini sangat sulit dimengerti oleh kami berdua, ya! Saya dan Irma. Jadi kami berusaha mencari rumus sendiri yang dapat kami mengerti dan sukur- sukur dapat dipakai oleh generasi murid baru. 
Sayang nya dari segala jurus yang telah kami coret dilembaran kosong, tidak ada satupun rumus yang memnghasilkan angka yang tepat, bahkan mendekati seperempat saja tidak.

Kami mencari bala bantuan dan mulai menelepon TIM SAR serta meminta pilihan bantuan dari pendekar sakti, tapi tidak mungkin dia mau memberikannya. Sehingga kami tidak pernah meminta bantuan dari beliau tetapi TANTOWI YAHYO memberikan kami 3 pilihan bantuan
dan kami memilih 
"ASK THE AUDIENCE"
dan semua orang sibuk di lembaran berhitung masing - masing.



AND FINALLY..................................................


Kami mendapatkan semua jawaban yang kami butuhkan !
Setelah 1 jam lebih mengerami soal ulangan, tetapi tidak pernah menetaskan jawaban. Sehingga kami foto - foto, berhitung, serta melakukan tes wawancara.

Kami kumpulkan dan hari ini Inexx alias Babi alias Irma mendapat kebahagiaan yang tiada tara. Lihat lah foto diatas, wajahnya gembira sekali.
Mungkin ini kali pertama ia segembira itu.

Kalian para pembaca yang saya sudah anggap sepupu, tanpa saya harus ungkapkan, saya tahu pasti kalian tidak bodoh dan mencontoh hal ini. Tanpa kalian harus ungkapkan juga, saya tahu bahwa ini bukan hal yang baik dan benar.
Ini tidak berbicara tentang keseruan tetapi ini adalah masalalu yang tidak bisa saya perbaiki.

Belajarlah hingga paham, ketahui dimana kelemahan mu, mengapa kamu tidak mengerti atau apapun. Kalau kalian bernasip sama seperti saya, yakni memang benar - benar bebal dan tidak akan pernah mengerti, sebaiknya kalian temukan dimana Tuhan memberikan bakat dan passion kalian. Pertajam saja bakat itu. Tenang, manusia tidak ada yang sempurna.
Dari post yang terdahulu saya telah ingatkan, bahwa bekerja dengan jujur itu lebih baik. Tapi jangan ikut prinsip saya, lebih baik berisi jawaban orang daripada tidak ada jawaban sama sekali (hahaha) karena saya tahu, sampai kapanpun saya tidak punya sedikitpun kemamampuan di bidang matematika.

Tapi saya memiliki kemampuan di bidang lain dan saya telah menemukannya.

Salam hangat, Ruthav.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar