Ruthav Wanna Talk

RUTHAV WANNA TALK

Minggu, 25 September 2016

Sekilas Tugedah Forevah Part 1

Jadi ceritanya begini.....
Saya dan Irma adalah wrong couple yang pro dan kontra nya bisa diatur oleh masing - masing. Tapi yang terpenting kami tidak boleh bersama. Banyak hal yang dapat terjadi jika kami disatukan. Kami berdua sama - sama jahil dan kreatif dalam menciptakan ide - ide brilian untuk mengerjai seseorang. dan kami tidak pernah saling mengerjai, kami selalu menyatukan kecerdasan kami untuk mengerjai Windy. Ini orang yang selalu jadi korban bully kami. She was bullyable and beauty.


Namanya Windy Indri Samosir.

Tapi kami terkadang harus pisah dari sengaja diceraikan guru sampe sadar bahwa kita tidak ditakdirkan untuk bersama. Abis itu kami nangis dan kesurupan.
Selain Windy, geng Tugedah Forevah (pada post sebelumnya sudah diceritakn asal mula terbentuk gank TF) ada dua orang lagi yakni Doth dan Noth. Ini dia...


(dari kiri ke kanan)
Youlanda Pintauli Pongayouw aka Doth
Ruth Sahana Sihombing aka Noth

-yang satu kelebihan gusi, yang satu kekurangan gusi-

Mereka ini manusia paling bermoral dan yang paling normal dari antara kami bertiga. Tetapi mereka tidak pernah sekalipun kami kerjai, mungkin karena wajah cantik mereka mengalihkan dunia kami.

Jadi gini ceritanya... saya dan Irma kalau ngerjai orang totalitas beud and totally works !! Untuk menceritakan kejahilan yang kami lakukan secara satu persatu sepertinya tidak mungkin. Terlalu banyak aktifitas supranatural  yang telah kami lakukan berdua, tapi saya akan mencoba menceritakan yang saya ingat satu persatu, mulai dari :

Motor ku sayang, motorku malang




Saya sudah bilang pada teks diatas bahwa kami sangat totalitas dalam mengerjai si Windy ini. Dalam kasus ini, objek yang kami gunakan untuk mengerjai dia adalah motor Honda Astrea lama miliknya.

Siang itu sepulang sekolah, seperti biasa saya dan Irma turun terlebih dahulu menghampiri Windy dan Doth. Ternyata mereka belum pulang karena praktek IPA (kami anak IPS) pada hari Sabtu itu, Noth  (anak IPS paling kece) tidak masuk sekolah karena Ibadah. Tinggallah kami berdua yang bingung gak ada kerjaan.
       
Pada saat itu, teronggok kuda besi tua di parkiran dalam kondisi staang mati (dikunci) cuaca terang dan sepi membuat nyali kami semakin bergelora untuk menderek motor Astrea lama itu ke TEMPAT SAMPAH. Tempat sampah inilah pembuangan akhir sampah - sampah dari setiap kelas.

Dengan kekuatan penuh, saya menarik motor itu sendirian. Ya! sendirian, sedang si Irma ngakak ketawa guling - guling sampe ngompol (aku serius) dia beneran ngompol! Rok pramuka yang ia kenakan basah dan kotor, untung hari Sabtu. Setelah motor Windy masuk tempat sampah, kami pulang kerumah untuk mengambil kamera, pada saat itu kami tidak memiliki hp kamera untuk dokumentasi. setelah sampai dirumah, ternyata bon-yok gak dirumah dan pintu dikunci. selesai.

Kami balik lagi ke sekolah dan menemukan motornya telah diperbaiki orang. Mengenaskan! Kami tarik lagi motor itu ke tempat sampah bahkan kami campur-adukkan dengan sampah - sampah disitu. Kami pun menunggu di balik tirai, menunggu mangsa keluar dan pulang dengan motor malangnya.

Tak berapa lama menunggu, keluarlah Windy dan Titin dan beberapa anak IPA lainya. Ku lihat mereka berdua diam saja, sedangkan orang - orang bertanya dan sedikit merasa iba "motor siapa tuh?" Namun mereka berdua tetap diam saja. Setelah orang - orang pergi, mereka mendirikan motor mereka. Kami berdua cekikikan. Mereka pun menghidupkan mesin motornya dan melaju dengan beberapa untaian sampah dibelakang mereka. Kami berdua cekikikan.

Hampir setahun lebih kami merahasiakan hal itu dari Windy, Doth dan Noth. Hingga pada akhirnya kami tidak tahan untuk mengaku. Jadi selama setahun lebih itu kami menguatkan diri untuk tidak ketawa mendengar gerutuan si Windy ditambah lagi cercaan pertanyaan "SIAPA??". Kami menguatkan diri.

Cerita akan di lanjutkan lagi di Sekilas Tugedah Forevah Part 2
Thanks for reading this. Miss you.



Jumat, 23 September 2016

My stories behind photoshoot prewedding Putri & Lukman.

Jadi, saya punya hobi fotografi.
Lebih tepatnya hobi sebagai fotografer amatir atau bahkan jauh lebih amatir dari amatir yang sesungguhnya.
Saya simpulkan bahwa hobi saya adalah fotografer yang super amatir.
Cerita nya ini lagi photoshoot for prewedding Putri dan Lukman.

And.. sekarang mereka udah bahagia sebagai suami - istri, saya nya aja yang latepost, latepostnya bahkan kebangetan karena udah hampir setahun baru posted.

Ketika saya menulis ini, saya masih seorang penulis amatiran yang jongkok di kamar pukul 7 : 52 hari Jumat tanggal 23 bulan 9 tahun 2016, dan masih akan tetap menjadi penulis amatir hingga skripsi saya berguna bagi banyak orang.

Ini agak berbau mistis, entahlah. Apa karena saya sedang sendirian dikamar atau karena saya adalah seorang mahasiswa semester tujuh yang sedang magang dan berhalusinasi dikejar - kejar oleh skripsi.

Lepas dari kalimat menyeramkan diatas, ini adalah foto - foto hasil jepretan saya sendiri dan hasil editan sendiri. Cuman kamera doank yang minjem sama Bang Yosua Simanungkalit. Abang ini baiik banget. So, camera yang saya gunakan adalah kamera SLR Canon EOS 1000D




Foto ini nih yang buat suasana di foto yang harusnya romantic malah jadi kurang dapet feel romanticnya. Emang dua sejoli ini agak aneh - aneh gimana gitu. Masing - masing merasa ada pelawak di mata pasangannya, tiap tatapan ketawa mulu. Entah apalah yang lucu di kornea cewek atau cowoknya.




Apalagi yang ini !! Sebelum nih ekspresi natural yang roman dapat, udah ada 4366547362 kali jepretan yang hasilnya NIHIL SEMUA !! Tiap tatapan ngakak, tiap tatapan ngakak. Pas saya cek, gak ada siapa - siapa yang lagi stand up comedy di pupil mereka.
Gak waras !!

Jadi, saya menaikkan shutter speed-nya, karena mereka paling lama tahan tawa cuman 0,0001 detik, setelah 0,0001 detik yang krisis itu, mereka kembali ngakak guling - guling. Saya terperangah. 
Saya gila.

After that and after sekian kali jepret dan dapat hasil yang lumayan bagus,
 saya senang donk! dan langsung pindah location. Untuk foto berikutnya dan bersumpah gak akan balik kesitu lagi karena foto ini udah better dari 4366547362 foto yang lain. Jadi saya berharap, tanpa saya ngecek zoom in - zoom out foto itu emang beneran bagus.

 BUT, takdir berkata tidak. Setelah di cek dirumah... SUMPAH GELIK BANGET..
itu bra rupanya copot dan si Putri diam aja kayak nahan boker! Jadi boops nya tumpeh - tumpeh gitu, sialan banget! SUMPAH DAHH!
LIHAT NIH !!




 Nah.. ini bra udah dibetulkan dan boops nya udah kembali ke sarangnya yang aman dan hangat, mereka pun kembali menjadi manusia bermoral. Kecuali..



yang satu ini.

TATAPAN !!!

Untuk case nya kembali membaca caption foto nomor 2.



DAN INI BLOOPERS :D :D
satu aja yang bisa di upload. Sisa nya malas.. gak terlalu aib. Sengaja diupload miring.



Sekali lagi, terima kasih telah mengunjungi rumah saya. Salam hangat, Ruthav. Horas !



Kamis, 22 September 2016

Bukan Seorang Penulis


Halo, sudah lama saya tidak pulang kerumah saya yang ini.
Blog yang telah lama saya miliki sejak tahun 2012.
Awalnya saya menamai blog ini Purpleberry In My Rocket.Kemudian pada tanggl 22 September 2016, saya merubah nama blog ini menjadi Ruthav Wanna Talk.

Untuk penjelasan nya, akan di ceritakan di Bukan Seorang Penulis 2. (MISTIS dan SOK MISTERIUS) :D

Saya memiliki blog ini karena tugas. Tolong jangan dicatat karena saya bukan penulis bahkan bukan setingkat amatir atau pemulanya. Saya hanya penulis yang tidak pernah menulis. Jadi, mengapa disebut penulis kalau tidak pernah menulis ? Karena penulis tidak pernah menunggu mood untuk menulis pergi dan membiarkan bahan untuk ditulis menumpuk begitu saja didalam otak sehingga terbelengkalai dan gugur satu persatu.
Saya mencoba untuk merilis bahan - bahan yang sudah saya pikirkan itu. Ehm! Berikan saya beberapa hari untuk melahirkan semua anak - anak saya yang sudah saya kandung selama 2 tahun lebih. Hitung mundur 789.013.452.787 detik dari sekarang .......................